di kaki cakrawala
purnama bulat penuh
merona kekuningan
bulatnya sempurna
adakah purnama jatuh membenam lautan
ia begitu dekat
sinarnya nyaris terjangkau
namun tak tersentuh
dan aku serupa bayang-bayang hitam
tepat di sudut purnama - cakrawala
yang terpantul dari jejak masa silam
hanya serupa noktah
yang lalu berjalan beriring
mengitari bumi...
Sunday, October 30, 2011
Saturday, October 22, 2011
Pagi & sebuah harapan
Hingga suatu masa
aku terbangun dan menyadari
tentang selembar harapan
masih terbentang di depan pintu
Malam menyelimuti kepalsuan
Pagi menyingkap harap
and i look the other way
aku terbangun dan menyadari
tentang selembar harapan
masih terbentang di depan pintu
Malam menyelimuti kepalsuan
Pagi menyingkap harap
and i look the other way
Tuesday, October 11, 2011
what would u do!
Sometimes..
what we see is not what's goin on
Tuhan sdg menyiapkan sekeranjang rasa malu
Kado termanis buat seorg pendusta
Kejutan 'sederhana' buat si pembual
What else?
Are you satisfied?
It's not a big damn lie
Just white lie to help the situation
Surely by avoiding the truth too as well
what we see is not what's goin on
Tuhan sdg menyiapkan sekeranjang rasa malu
Kado termanis buat seorg pendusta
Kejutan 'sederhana' buat si pembual
What else?
Are you satisfied?
It's not a big damn lie
Just white lie to help the situation
Surely by avoiding the truth too as well
Thursday, September 8, 2011
just one second
its not funny at all, when he came to pray at this small empty room
formal prayer? i've never seen him
at mosque or just mushala
nor even ritual ablution
surprise, whats goin on with u bro?
just one second...
salat? oh, okay. that's good
but wait, u always hold your fringe while bowing and prostration?
get right! please...
this is not a stage where u have to perform your hair perfectly
this is not a stage where every women scream with your photoact
prayer is when u talk to your God
prepare your heart
God doesnt need your hairstyle
just make sure that u're clean
then perform the best u can
Peace ;)
formal prayer? i've never seen him
at mosque or just mushala
nor even ritual ablution
surprise, whats goin on with u bro?
just one second...
salat? oh, okay. that's good
but wait, u always hold your fringe while bowing and prostration?
get right! please...
this is not a stage where u have to perform your hair perfectly
this is not a stage where every women scream with your photoact
prayer is when u talk to your God
prepare your heart
God doesnt need your hairstyle
just make sure that u're clean
then perform the best u can
Peace ;)
the spirit of anger
it's now been 3 years over since our conflict
and he still hates me
maybe now and ever
so what must i do
being perfect is uneasy
sometimes, its hard 4me to say
that everything is not a fake
just something we have to do at the moment. that's all!
every single time we'd ever had
not just moment i can drop
but, i have forget all we've done
and is true, i really drop it
it just a memory
i probably ignored, so were you
but you?
anger still rose up
it was still there in your flesh
in your smile insist
i only pray that everything'd gonna be ok
and when u see yourself in night
falling into space
u'll see your lonely in vain
dedicated 2: 잌산 파우시
and he still hates me
maybe now and ever
so what must i do
being perfect is uneasy
sometimes, its hard 4me to say
that everything is not a fake
just something we have to do at the moment. that's all!
every single time we'd ever had
not just moment i can drop
but, i have forget all we've done
and is true, i really drop it
it just a memory
i probably ignored, so were you
but you?
anger still rose up
it was still there in your flesh
in your smile insist
i only pray that everything'd gonna be ok
and when u see yourself in night
falling into space
u'll see your lonely in vain
dedicated 2: 잌산 파우시
Wednesday, July 20, 2011
dear 씨 "ㅅ"
i dont know what u think about me
actually i dont really care
i just hate the way u make a joke for me
is that funny?
how poor u are
is all a fake?
God sake, u dont know at all about me
u dont know how bad ur thought abot everything
is theres's nothing good at all?
live doesnt like what u think
or like everywhere u turn
i just pray 4u to be better
now and ever
Thx God
actually i dont really care
i just hate the way u make a joke for me
is that funny?
how poor u are
is all a fake?
God sake, u dont know at all about me
u dont know how bad ur thought abot everything
is theres's nothing good at all?
live doesnt like what u think
or like everywhere u turn
i just pray 4u to be better
now and ever
Thx God
Full moon
that was a night on Friday July 15th
purnama bulat sempura
purnama kali kedua
yg kulihat tepat di dpn kamar kos
beautiful
a friend once told me,
ketika purnama tampak besar bulat sempurna di atas
bermakna keinginan yg terkabul dlm wkt dekat
amin : 아민
yg pasti, terakhir kulihat purnama penuh saat perjalanan di tanah Jeddah menuju Madinah. Subhanallah...
diantara gersang gurun senja hari
purnama tampak gagah dan anggun
purnama bulat sempura
purnama kali kedua
yg kulihat tepat di dpn kamar kos
beautiful
a friend once told me,
ketika purnama tampak besar bulat sempurna di atas
bermakna keinginan yg terkabul dlm wkt dekat
amin : 아민
yg pasti, terakhir kulihat purnama penuh saat perjalanan di tanah Jeddah menuju Madinah. Subhanallah...
diantara gersang gurun senja hari
purnama tampak gagah dan anggun
for a reason
the glory of sadness
people cry and laugh
for sometimes
twist and turn
for a reason
but one thing i know
there's always be a choice
sedih dan bahagia adalah pilihan
manusia yg hebat, bukan ia yg tak pernah punya masalah
bukan ia yg tak pernah sedih
tp ia yg 1000x bangkit dr 500x kegagalan
kesedihan sering menjadi cara Tuhan
pd manusia agar lebih kuat mengingat-Nya
agar lebih dekat dg-Nya
kadang juga cara yg tepat
menegur manusia atas sebuah "kelalaian"
we feel sad just because we don't get something what we expected
feel not good enough to be somebody
jauh meringkuk dalam kegagalan
is an expected do something in vain?
as long as u believe
hope doesn't get older
we always have a choice
choice to be what we want
u only need sometimes
to let ur self be empty
and weightless to find some peace
people cry and laugh
for sometimes
twist and turn
for a reason
but one thing i know
there's always be a choice
sedih dan bahagia adalah pilihan
manusia yg hebat, bukan ia yg tak pernah punya masalah
bukan ia yg tak pernah sedih
tp ia yg 1000x bangkit dr 500x kegagalan
kesedihan sering menjadi cara Tuhan
pd manusia agar lebih kuat mengingat-Nya
agar lebih dekat dg-Nya
kadang juga cara yg tepat
menegur manusia atas sebuah "kelalaian"
we feel sad just because we don't get something what we expected
feel not good enough to be somebody
jauh meringkuk dalam kegagalan
is an expected do something in vain?
as long as u believe
hope doesn't get older
we always have a choice
choice to be what we want
u only need sometimes
to let ur self be empty
and weightless to find some peace
Monday, June 27, 2011
Quote of The Day
Ada 3 hal yang tak mampu kembali dalam hidup :: waktu, kesempatan, dan kata2
*Waktu -- Kadang kita terlena dg waktu hingga suatu saat kita telah beranjak jauh tanpa berbuat sesuatu/bbrp hal berharga dalam hidup.
*Kesempatan -- Kadang kita sulit mengetahui ttg hadirnya sebuah kesempatan sampai akhirnya kita sadar bahwa itu kesempatan setelah orang lain berhasil mengambilnya
*Kata-kata -- Kadang kita tak sadar bahwa kata2 yang kita ucapkan melukai orang lain sampai suatu saat diri sendiri terluka. Sakit yang kamu terima adalah sakit yang kamu tanam pada orang lain. Membuat luka sama halnya melempar sembarang paku di dinding. Lubangnya akan tetap membekas meski ditambal.
*Waktu -- Kadang kita terlena dg waktu hingga suatu saat kita telah beranjak jauh tanpa berbuat sesuatu/bbrp hal berharga dalam hidup.
*Kesempatan -- Kadang kita sulit mengetahui ttg hadirnya sebuah kesempatan sampai akhirnya kita sadar bahwa itu kesempatan setelah orang lain berhasil mengambilnya
*Kata-kata -- Kadang kita tak sadar bahwa kata2 yang kita ucapkan melukai orang lain sampai suatu saat diri sendiri terluka. Sakit yang kamu terima adalah sakit yang kamu tanam pada orang lain. Membuat luka sama halnya melempar sembarang paku di dinding. Lubangnya akan tetap membekas meski ditambal.
Friday, April 1, 2011
Indo & TKI
Bagi org Saudi n Malay, Indonesia benar2 identik dg TKI.
Isya di Masjidil Haram. Seorg wanita Arab nan jelita di sebelahku tiba2 membuka obrolan "Indonesian?" "Yes. Hi."
"Would you work for me? In my house?" ujar wanita berjubah hitam itu dg spelling English yg terbata-bata. "Im sorry, im a pilgrim." "Yes i know, all Indonesian came here for pilgrim, but most of them work here eventually," lanjutnya.
"How much money did you spend for pilgrim. How if i pay u as much as that every month," bujuknya. "1700 USD," sahutku meringis (*tampang saya TKI banget ya?).
"U should think about my offering. Will u? I hv 5 kids at home and I need a babysitter. My earlier babysitter also Indonesian." "And now?" "She returned to her house."
Sholat jamaah pun dimulai. Imam telah mengumandangkan iqomah yg sgt merdu. Thx God.
No mam. Thank you. I love my job in my country. I'm not interesting. I've said that i've spent 1700 USD doesnt mean i agree with ur offer.
Modus TKI "sandal jepit" mungkin kek gini. Berangkat umroh, pulangnya nyangkut gk mau balik dg rombongan. Itu jg alasan mgp biro perjalanan pegang paspor semua jamaahnya smpai ibadah selesai.
Tapi apa ya bener si wanita tadi mau nggaji segitu per bulan? Ada yg minat?
Saudi, di sisi lain terus membangun, bener2 lagi bikin megaproyek. Setiap tahun ada perluasan Masjidil Haram. Semua digusur, mau rumah penduduk, hotel, apa saja digusur. Belum lagi gagang pintu hotel yg rata2 berlapis emas. Kaya banget pokoknya. Minyak man! Meskipun dpt ganti rugi gede ngga peduli di kawasan itu punya byk nilai sejarah yg hilang akibat pembangunan.
Hotel aja senantiasa berubah alamat, bkn direnovasi tp dirobohkan dan bikin baru lg. Gila nggak?
Penduduk Mekkah rata2 juga kasar dan kurang ramah. Meskipun tahu klo Indo penyumbang devisa terbesar di negaranya, tapi perlakuan mrk tetap menyamakan org Indo dg budak. Padahal ngga semua org qt pergi kesana buat kerja.
Gaya bicara mrk keras dan lantang. Nawari taksi kek ngajak duel. Untung guide-ku paham bener bahasa Arab. Nawar anggur jd 5 SR (Saudi Real) lgsg dibentak dg bola mata yg nyaris keluar "Anam Real!" Waduh, nyali ciut ngga jd nawar. Sebagian besar pedagang di sono bisa nyebut angka2 dlm Bhs Indo.
Klo adzan tiba, pedagang d Mekkah lgsg menggulung dagangannya, lalu lampu toko dimatikan. Ditinggal gt aja meski tak ada pintunya. Gakda yg berani nyuri. Klo di Indo? Heheeh..amblas dlm sekejap.
Masih soal TKI nih. Sehotel dg rombongan dr Malay. Ampun sombongnya dah. Ceritanya gini, hotel qt di Mekkah (Elaf al-Khalil) kan sempit tp menjulang mpe lantai 27 *klo gk salah. Nah, tempat buat makan prasmanan aja harus berbagi, sisi kiri dan kanan. Rombongan dr Indo adalah sisi kiri dan Malay sisi kanan. Masuklah aq n friends ke hotel dr masjid usai dhuha lgsg ke sisi kanan persis di menu buffet mereka. Salah seorang wanita Malay lgsg menyela dg suara tinggi persis di telinga dan pandangan sinis "Indo sebelah sana!" OMG ngomong baik2 knapa bu, apa qt spt pengemis atau pembantu? Kan juga bayar sama.
Hampir sejam berlalu, jatah menu buffet Indo terrnyata masih bnyk dan giliran punya Malay yg habis. Salah seorang jamaah pria yang dtg telat dari menunaikan dhuha di Masjidil Haram lgsg nyerobot menu punya rombongan qt setelah tau menu di bagian Malay sdh hbs. Apa ada yg protes? Not at all! Dia sempat celingukan tapi akhirnya cuek makan. Aq n temanku yg tau sjk awal klo bapak itu berasal dr rombongan Malay diem aja. Cuma istighfar ingat ulah wanita arogan Malay tadi. Kali aja si wanita itu mikirnya Malay is better than Indo. Blo'on!
Sjk 'tragedi' itu benci banget ama org Malay. Tapi eh, mgkn Tuhan nggk ngebolehin umatnya saling benci. Ceritanya, Jumat itu pas dhuhur (jumatan) aq ngga kebagian tempat. Full booked deh. Jamaah meluber. Ternyata, klo niat Jumatan d Masjidil Haram hrs dtg 2 jam sblm dimulai buat booking tempat. Terpaksa hrs nyari2 tempat sholat agak k depan. Tiba2 seorng wanita melambaikan tangan memanggilku dan mengajakku menggelar sajadah di sampingnya. "Sini sini."
Perawakan wanita itu spt org Indo. "Terima kasih banyak ya bu," kataku. Dia mengangguk tersenyum. " Indonesian?" tanya dia. "Iya. Ibu darimana?" tanyaku. "Kuala Lumpur," ujarnya dg cengkok Melayu. Olalaaa... I shouldn't hate Malayan!
Isya di Masjidil Haram. Seorg wanita Arab nan jelita di sebelahku tiba2 membuka obrolan "Indonesian?" "Yes. Hi."
"Would you work for me? In my house?" ujar wanita berjubah hitam itu dg spelling English yg terbata-bata. "Im sorry, im a pilgrim." "Yes i know, all Indonesian came here for pilgrim, but most of them work here eventually," lanjutnya.
"How much money did you spend for pilgrim. How if i pay u as much as that every month," bujuknya. "1700 USD," sahutku meringis (*tampang saya TKI banget ya?).
"U should think about my offering. Will u? I hv 5 kids at home and I need a babysitter. My earlier babysitter also Indonesian." "And now?" "She returned to her house."
Sholat jamaah pun dimulai. Imam telah mengumandangkan iqomah yg sgt merdu. Thx God.
No mam. Thank you. I love my job in my country. I'm not interesting. I've said that i've spent 1700 USD doesnt mean i agree with ur offer.
Modus TKI "sandal jepit" mungkin kek gini. Berangkat umroh, pulangnya nyangkut gk mau balik dg rombongan. Itu jg alasan mgp biro perjalanan pegang paspor semua jamaahnya smpai ibadah selesai.
Tapi apa ya bener si wanita tadi mau nggaji segitu per bulan? Ada yg minat?
Saudi, di sisi lain terus membangun, bener2 lagi bikin megaproyek. Setiap tahun ada perluasan Masjidil Haram. Semua digusur, mau rumah penduduk, hotel, apa saja digusur. Belum lagi gagang pintu hotel yg rata2 berlapis emas. Kaya banget pokoknya. Minyak man! Meskipun dpt ganti rugi gede ngga peduli di kawasan itu punya byk nilai sejarah yg hilang akibat pembangunan.
Hotel aja senantiasa berubah alamat, bkn direnovasi tp dirobohkan dan bikin baru lg. Gila nggak?
Penduduk Mekkah rata2 juga kasar dan kurang ramah. Meskipun tahu klo Indo penyumbang devisa terbesar di negaranya, tapi perlakuan mrk tetap menyamakan org Indo dg budak. Padahal ngga semua org qt pergi kesana buat kerja.
Gaya bicara mrk keras dan lantang. Nawari taksi kek ngajak duel. Untung guide-ku paham bener bahasa Arab. Nawar anggur jd 5 SR (Saudi Real) lgsg dibentak dg bola mata yg nyaris keluar "Anam Real!" Waduh, nyali ciut ngga jd nawar. Sebagian besar pedagang di sono bisa nyebut angka2 dlm Bhs Indo.
Klo adzan tiba, pedagang d Mekkah lgsg menggulung dagangannya, lalu lampu toko dimatikan. Ditinggal gt aja meski tak ada pintunya. Gakda yg berani nyuri. Klo di Indo? Heheeh..amblas dlm sekejap.
Masih soal TKI nih. Sehotel dg rombongan dr Malay. Ampun sombongnya dah. Ceritanya gini, hotel qt di Mekkah (Elaf al-Khalil) kan sempit tp menjulang mpe lantai 27 *klo gk salah. Nah, tempat buat makan prasmanan aja harus berbagi, sisi kiri dan kanan. Rombongan dr Indo adalah sisi kiri dan Malay sisi kanan. Masuklah aq n friends ke hotel dr masjid usai dhuha lgsg ke sisi kanan persis di menu buffet mereka. Salah seorang wanita Malay lgsg menyela dg suara tinggi persis di telinga dan pandangan sinis "Indo sebelah sana!" OMG ngomong baik2 knapa bu, apa qt spt pengemis atau pembantu? Kan juga bayar sama.
Hampir sejam berlalu, jatah menu buffet Indo terrnyata masih bnyk dan giliran punya Malay yg habis. Salah seorang jamaah pria yang dtg telat dari menunaikan dhuha di Masjidil Haram lgsg nyerobot menu punya rombongan qt setelah tau menu di bagian Malay sdh hbs. Apa ada yg protes? Not at all! Dia sempat celingukan tapi akhirnya cuek makan. Aq n temanku yg tau sjk awal klo bapak itu berasal dr rombongan Malay diem aja. Cuma istighfar ingat ulah wanita arogan Malay tadi. Kali aja si wanita itu mikirnya Malay is better than Indo. Blo'on!
Sjk 'tragedi' itu benci banget ama org Malay. Tapi eh, mgkn Tuhan nggk ngebolehin umatnya saling benci. Ceritanya, Jumat itu pas dhuhur (jumatan) aq ngga kebagian tempat. Full booked deh. Jamaah meluber. Ternyata, klo niat Jumatan d Masjidil Haram hrs dtg 2 jam sblm dimulai buat booking tempat. Terpaksa hrs nyari2 tempat sholat agak k depan. Tiba2 seorng wanita melambaikan tangan memanggilku dan mengajakku menggelar sajadah di sampingnya. "Sini sini."
Perawakan wanita itu spt org Indo. "Terima kasih banyak ya bu," kataku. Dia mengangguk tersenyum. " Indonesian?" tanya dia. "Iya. Ibu darimana?" tanyaku. "Kuala Lumpur," ujarnya dg cengkok Melayu. Olalaaa... I shouldn't hate Malayan!
Subscribe to:
Posts (Atom)